[2015#4] ‘Train Man (Densha Otoko)’ – Hitori Nakano

[2015#4] ‘Train Man (Densha Otoko)’ – Hitori Nakano


Title : Train Man (Densha Otoko)
Penulis : Hitori Nakan
No. ISBN : 9786029225716
Jumlah Halaman : 436
Penerbit : Mizan – Qanita

.

.

Ketika pria otaku akan mundur ketika jatuh cinta dengan perempuan, maka pria kereta terus berjuang dengan segala bantuan temannya di sebuah forum.

.

.

Cerita dimulai dengan postingan seorang pria disebuah forum khusus untuk para bujang lapuk, dia bercerita baru saja menyelamatkan seorang perempuan dikereta dari kakek pemabuk. Karena forum itu adalah forum khusus anonim, yang merahasiakan identitas semua member, maka pria itu menggunakan nama samaran dengan Pria Kereta.

Semua member forum berkata jangan terlalu berharap lebih. Karena pada dasarnya, member forum itu adalah para pria gagal dalam percintaan. Termasuk si Pria kereta yang belum pernah berpacaran atau berinteraksi dengan wanita sama sekali. Apalah dia, karena Pria kereta hanyalah pria otaku langganan akiba dengan dandanan kucel. Jadi sangat minim untuk mendapatkan perempuan.

Tapi takdir berkata lain,

Hari berikutnya Pria kereta mendapat satu bingkisan. Satu dari bibi yang ada dikereta itu, satu lagi dari perempuan yang dia selamatkan. Bingkisan berupa sepasang cangkir teh.

Mendapat bingkisan tiba – tiba, dengan segera Pria kereta bercerita di forum. Dia bertanya apa yang harus dia lakukan. Beribu penghuni forum menyarankan Pria kereta untuk menelfon perempuan itu, mengatakan terimakasih kemudian mengajaknya makan.

Satu langkah pun, dimulai.

Karena ini forum anonim dan mereka harus menggunakan id samaran, maka untuk menceritakan si perempuan mereka menggunakan ID Hermes, sesuai dengan merek cangkir yang dia kirimkan pada Pria kereta.

Serangan pertama dari Pria kereta dimulai, yaitu menelfon Hermes dan mengatakan Terimakasih. Sangat sulit untuk membuat Pria kereta yang ragu ini untuk menelfon, dia nampak ketakutan harus banyak orang forum mendukunngya. Tapi akhirnya dia berhasil dan…

“Kami akan keluar untuk makan, ada ide tempat makan enak?”

Satu postingan di forum yang menghidupkan suasana. Semua member anonim di forum itu berbondong – bondong memberikan referensi tempat makan. Masalah tempat makan selesai, Pria kereta kembali kebingungan dengan penampilan.

Dan kembali warga forum memberikannya banyak saran. Dari mulai potongan rambut, salon, gaya baju, tempat beli baju, setelan yang pas. Sungguh semua bantuan mahluk anonim ini meringankan beban Pria kereta.

Dengan penampilan dan semangat baru, berkat bantuan warga forum, Pria kereta melangkah menuju pertemuan pertamanya dengan Nona Hermes. Pertemua pertama berjalan lancar. Sesuai dengan saran warga forum, mereka meminta agar Pria kereta membuat percakapan yang akan menjurus pada pertemuan selanjutnya.

Sampai kemudian forum digemparkan dengan postingan Pria kereta…

“Kami sudah mengatur untuk pertemuan selanjutnya,”

Pertemuan pertama, pertemuan kedua, ketiga dan selanjutnya. Setiap pertemuan antara Pria kereta dan Hermes, tidak pernah luput dari pantauan warga Forum. Pria kereta selalu menginformasikan apa yang terjadi.

Selanjutnya?

Apa yang akan terjadi pada Pria kereta dan Nona hermes? akanakah pertemuan mereka akan berakhir menjadi pertempuran akhir -menjadi sepasang kekasih, seperti yang warga forum harapkan?

Dan apakah perjalan Pria kereta akan selalu diiringi warga Forum?

.

.

Tebel Novelnya 436 halaman dan selesai dalam waktu dua malam. Kenapa? Apa begitu menarikah ampe dikebut?

Beli novel ini dapet di pameran Landmark Braga. Dari sekian banyak novel cover dan judulnya menarik, sampe akhirnya memutuskan untuk membawa pulang si Train Man ini. Dan pas buka, kaget kenapa ini isi novelnya kaya gini? Kalo kaya gini bentuknya sih, kayanya bukan novel deh.

Bentuknya murni, persis, plek kaya tampilan forum. Posting – reply. Agak eh ko gini? pas buka. Tapi berhubung udah dibuka dan pantrang buku udah dibuka ga dibaca, maka coba icip.

Halaman pertama ampe 50 aku ketawa ngakak, soalnya ga biasa bacaan kaya gini. Seger gitu. Tapi makin sini, berasa makin garing. Terlalu banyak komen dari para Anonim yang sebenernya ngalihin fokus dari cerita utama. Dan ini yang bikin dalam dua malem beres. Kenapa? Rata2 aku sering lewatin bagian para anonimnya. Yang penting kan perjalanan kisah Pria Kereta sama Hermes. Kenapa juga dilewat? bisa dibilang juga jenuh sama alur cerita forumnya.

Bolehlah diawal – awal ketawa karena format yang ga biasa. Tapi makin sini, aku bacanya malah jadi poker face gini. Cape.

Setelah dibaca ampe akhirpun, kayanya emang fokus disini bukan kisah cinta Pria kereta sama Hermes, tapi lebih ke interaksi warga forum. Soalnya, kalo diliat – liat kisah cinta si Pria Kereta juga udah ketebak dari mereka pertama kencan.

Ya, terlepas dari semua keheranan aku baca buku ini, lumayan terhibur dengan emoticon – emoticon dan perang yang berlangsung diforum mereka.

Dan lagi katanya, Train Man ini dijepangnya tenar banget. Bahkan novelnya sendiri jadi National Bestseller. Ceritanya udah diangkat ke versi film sama series. Manganya juga udah beberapa volume katanya.

Tapi entahlah, aku ga dapet perasaan terlalu excited pas baca.

Rated : 5 Of 10

Ini termasuk dalam Challenge 2015 :

1. New Author Reading Challenge

2. Lucky No.15

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s