[2015#7] ‘Kamu’- Adeliany Azfar

[2015#7] ‘Kamu’- Adeliany Azfar


Title : Kamu
Penulis : Adeliany Azfar
No. ISBN : 6022200520
Jumlah Halaman : 390
Penerbit : Bukune

.

.

Ketika aku menyadari, melepaskanmu ternyata lebih menyakitkan dibanding dengan penantianku selama ini. Untukmu, Takdirku.

.

.

Vianina Kiran. Gadis berusia 24 tahun adalah keturunan Korea. Dengan Ayah orang Korea asli dan Ibu orang Indonesia. Sampai usia enam tahun, Kiran tinggal bersama keluarganya di Negeri sang Ayah -Korea, lebih tepatnya di Busan. Tapi karena sang Ayah mendapat masalah dengan pekerjaannya, mereka terpaksa pindah ke Indonesia, dan sejak saat itu Ayahnya berjanji tidak akan mengunjungi Korea lagi.

Tapi janji sang Ayah ternyata gagal karena perjanjian konyol ketika mereka masih muda.

Ayahnya sangat membenci korea. Kiran bahkan harus adu mulut berminggu – minggu untuk mendapat izin Ayahnya untuk melanjutkan kuliah di Korea. Kiran pun bingung, kenapa dari banyak negara dia malah memilih Korea untuk memasuki beasiswa dan beruntungnya lagi di diterima. Untuk kuliah disana, dengan gratis. Mungkin pasal beasiswa ini yang membuat sang Ayah mengijinkan Kiran.

Tapi sekali lagi. Ayah kiran sangat membenci korea. Tapi ada apa ini? ketika Ayahnya menelepon, bahwa mereka sekeluarga ada di Busan dan menyuruh Kiran untuk segera menyusul.

Tunggu, Ayahnya di Busan? Korea Selatan?

Dengan banyak pertanyaan tentang ada apa kedatangan tiba – tiba Ayahnya, setelah 18 tahun meninggalkan Korea. Pertanyaan Kiran terjawab ketika ternyata dia terjebak dalam perjanjian konyol Ayahnya.

Kedatangan Ayah Kiran, tidak lain dan tidak bukan karena untuk menikahkan Kiran dengan anak sahabatnya.

Menikah? perjodohan?

Lalu, berjalan lah kehidupan Kiran bak Drama yang terjebak dalam Perjodohan – Pernikahan – Pernikahan Palsu. Ya, Kiran dan Park JongHyun -anak kenalan Ayah Kiran, setuju untuk menikah tapi hanya untuk menyenangkan orang tua mereka. Ketika sudah cukup waktu mereka akan bercerai.

Kenapa?

Karena kenyataannya, Kiran baru mengenal lelaki asing ini dan juga Jonghyun sudah memiliki seorang kekasih.

Akankah pernikahan palsu ini akan berakhir atau bermetamorfosis menjadi pernikahan resmi?

.

.

Dan ini adalah Novel lama yang belom sempet kebaca. Novel ini barengan belinya sama My Boyfriend Wedding Dress, sekita tahun 2012, ketika korea lagi Booming banget di Indonesia. Pas awal beli, udah sempet baca Novel ini sampe Bab 1 tapi berhenti karena jujur waktu itu ngerasa Novelnya garing abis.

Setelah kemaren baca MBWD (My Boyfriend Wedding Dress) dan nyesel kenapa ga baca dari dulu, akhirnya memutuskan baca novel ini juga.

Persepsi aku beneran ga berubah, masih sama kaya tiga tahun lalu. Novel ini bab – bab awal ketika nyeritain Kiran lagi di Busan untuk prosesi perjodohan itu garing banget. Serius, kayanya kalo bukan karena challenge aku ga akan beresin Novel ini. Buka di Goodreads reviewnya juga sama kaya yang aku rasain.

Oke, aku coba jabarin ya, apa yang jadi nilai mines (-) dari Novel ini.

  1. Scene mereka lagi di Busan, Karakter tokoh blur banget. Misal, Ayah Kiran marah terus Kiran membenarkan, tiba- tiba Ayahnya udah ga marah lagi. Di Bab – Bab awal banyak banget pergantian ekspresi tokoh yang menurut aku melunturkan maksud emosi yang mau disampaikan.
  2. Lagi – lagi masalah tokoh. Jonghun is the weirdo. Mungkin penulisnya pengen bikin sosok Jonghyun sosok yang dingin, tegas tapi nurut orang tua dan penyayang. Ini dua sifat bertolak belakang. Kalo ga pinter ngeramu kalimat percakapan Jonghyun, jatuhnya dia jadi muka dua gitu, dan kejadian di Novel ini. Entahlah aku ngerasa Jonghyun is the big trouble here. Plin Plan dan ga jelas banget.
  3. Penggunaan kata – kata Korea. Okelah, ini Novel setting Korea, tapi penggunaan kata-kata yang ga tepat malah bikin getek bacanya. Ga masalah buat, Gomawo, Mianhe, annyeong haseyo atau yeoboseyo. Ya, ga masalah dengan kata sapaan kaya gitu. Tapi, kalo udah jatuh ke kalimat percakapan kesannya maksa banget. Contoh penggunaan kata yang ganggu di Novel ini : yeobo, meskipun ini panggilan sayang untuk suami istri, tapi kalo untuk ukuran Kiran dan Jonghyun mereka belom pake panggilan gini. Terus ada kata : mothae, Shireo, dll. Kata yang menurut aku malah ngilangin emosi di percakapan. fiuh.
  4. Perisitiwa – peristiwa besar di Novel ini juga miss begitu saja. Lewat tanpa kesan. Seperti kenyataan bahwa Jonghyun dan Kiran pernah bertemu pas kecil dan mereka saling tunggu, terus Jonghun dan Sherin yang ternyata cuma pacaran karena paksaan, Yuu Jun yang menerima gitu aja, entahlah, menurut aku banyak peristiwa besar tapi ga berbekas. Aku bahkan lupa pas baca ampe tengah kalo mereka pernah ketemu pas kecil. Padahal udah jelas banget itu jadi prolog diawal Novel.
  5. Kiran duh Kiran, nampaknya efek mellow dia terlalu berlebihan. Proses jatuh cinta antara Kiran sama Jonghyun juga terkesan instan gara – gara eksekusi masa lalu mereka ga berkesan. Kalo mau dibandingin sama Novel yang baru beres aku baca, kaya Coupl(ov)e atau MBWD, proses jatuh cinta dua tokoh novel itu lebih terasa real. Aku bahkan yang baca ikut deg – degan dan malu sendiri.

ehm…

udah ah, jangan banyak – banyak, kesannya sotoy banget. Selanjutnya kelebihannya.

  1. Meski mba penulis gagal meramu peristiwa di novel ini, tapi aku suka cara dia meramu kata buat enak dibaca meski emosi belom nyampe.
  2. Aku juga suka cara penggunaan sudut pandangnya. terus berganti fokus sama satu orang, jadi kita tahu perasaan dia kaya gimana. Meski ya…

Nah, jadi itu Review untuk Novel ‘KAMU’ yang aku beli tiga tahun yang lalu dan baru dibaca sekarang. Hehehe

Rate : 6 of 10.

Ini termasuk dalam Challenge 2015 :

1. New Author Reading Challenge

2. Lucky No.15

Advertisements

7 thoughts on “[2015#7] ‘Kamu’- Adeliany Azfar

  1. Kebetulan banget aku habis baca novel ini kak hehehe. Aku setuju sama pendapatnya kakak yg proses jatuh cinta nya kurang berkesan itu, kurang greget. Kok bisa kakak merhatiin sampe sedetail itu wkwkwk

  2. aku baca ini udah lama~ dan yaaa… agak -ekhem- flat.
    mungkin karena sebelum baca itu aku baca novelnya ilana Tan yang “menghanyutkan” jadi ada ekspektasi berlebihan. karakternya kurang nge-feel~

    udah baca orizuka – infinitely yours? karakternya lebih ‘nyala’~

    1. Ah,
      Ilana Tann cinta pertama aku buat fanfic romance yang ambil setting luar negeri,
      setuju sih, kalo dibandingin sama novel ini jatuh banget jadinya,
      konflik flat ga kerasa, karakter juga hambar,

      wah belom sempet baca lagi kayar orizuka,
      terakhir baca yang I For You,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s